CNBTV.CO.ID – BALIKPAPAN – Kekurangan tenaga medis di sejumlah puskesmas di Kota Balikpapan kembali menjadi sorotan. Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Muhammad Hamid menilai kondisi tersebut berdampak pada belum maksimalnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurut Hamid, persoalan kekurangan tenaga kesehatan harus menjadi perhatian serius pemerintah kota, terutama menjelang beroperasinya Puskesmas Sepinggan yang baru. Ia mengingatkan agar penambahan fasilitas layanan kesehatan tidak justru menimbulkan persoalan baru akibat minimnya sumber daya manusia (SDM).
“Komisi IV sebagai mitra Dinas Kesehatan tentu akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah kota. Kami berharap penempatan tenaga kesehatan dilakukan sesuai bidangnya masing-masing. Jangan sampai saat Puskesmas Sepinggan mulai beroperasi justru mengalami kekurangan tenaga medis,” ujarnya kepada wartawan, pada Kamis (6/8/2026).
Politikus PKB itu menegaskan, kesiapan SDM harus menjadi prioritas utama sebelum fasilitas kesehatan baru dioperasikan. Menurutnya, pembangunan gedung layanan kesehatan tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak diimbangi dengan ketersediaan tenaga medis.
Ia mencontohkan rencana pembangunan rumah sakit di Balikpapan Timur. Hamid berharap pemerintah tidak hanya fokus menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi juga memastikan kebutuhan tenaga kesehatan telah dipersiapkan sejak awal.
“Jangan sampai gedung rumah sakit sudah berdiri, tetapi tenaga medisnya tidak tersedia. Kondisi seperti itu yang harus kita hindari,” tegasnya.
Hamid mengakui, dalam sekitar 10 tahun terakhir penerimaan aparatur sipil negara (ASN) untuk sektor kesehatan sangat terbatas. Namun, menurut dia, pemerintah tetap harus memiliki langkah strategis agar tidak terjadi kekosongan tenaga medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Salah satu solusi yang didorong Komisi IV adalah merekrut tenaga kesehatan baru, khususnya lulusan perguruan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensinya.
“Masalah pelayanan kesehatan berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia. Kalau pelayanan tidak maksimal, dampaknya akan menjadi beban bagi pemerintah sendiri. Karena itu kami mendorong pemerintah melakukan berbagai terobosan untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis,” katanya.
Hamid menambahkan, kekurangan tenaga kesehatan selama ini menjadi salah satu penyebab masyarakat mengeluhkan pelayanan di fasilitas kesehatan. Selain itu, ia juga menyoroti masih minimnya fasilitas kesehatan di wilayah Kelurahan Gunung Samarinda Baru yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah. (*)















