Dinas PU Balikpapan Anggarkan Rp 20 Miliar untuk Penanganan Banjir Hingga Akhir Tahun

  • Bagikan

Balikpapan, cnbtv.co.id – Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan mengalokasi anggaran Rp 20 Miliar guna penanganan banjir di tahun 2021.

Anggaran tersebut dialokasi melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021 yang telah disahkan.

Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan hingga saat ini sudah melakukan proses pengadaan barang dan jasa untuk kegiatan penanganan banjir secara Multi Years (skema tahun jamak).

“Di tahun ini alokasi anggaran perubahan untuk penanganan banjir sebesar Rp 20 Miliar,” ujar Kepala Dinas PU Balikpapan Andi Yusri Ramli.

Diketahui, penanganan banjir merupakan salah satu visi-misi dan menjadi skala prioritas dalam program kerja Walikota Balikpapan, Rahmad Masud.

Adapun anggaran yang telah disiapkan mulai tahun 2021 hingga tahun 2023 sebesar Rp 150 Miliar. Namun, pengerjaannya dilakukan secara bertahap.

“Untuk konsultan kami adakan tahun ini, setelah itu kami masuk dalam pengadaan rekanannya. Mudah-mudahan terserap dalam akhir tahun ini,” ungkapnya.

Kendati demikian, kata Yusri, tidak menjadi masalah meskipun pengerjaannya tidak terserap dalam akhir tahun ini.

Sebab, proyek penanganan banjir di Kota Balikpapan dilakukan secara multi years (skmena tahun jamak) dengan anggaran tiga tahun ke depan. “Kami percepat supaya target bisa terselesaikan cepat juga,” kata Yusri.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribunkaltim.co, alokasi senilai Rp 20 Miliar itu digunakan sebagai uang muka pengadaan dan rekanan.

Pengerjaan fisik dalam penanganan banjir ini akan dikerjakan mulai awal tahun 2022, sesuai kesepakatan pemerintah kota dengan legislatif.

Sementara itu, Bappeda-Litbang Balikpapan telah melakukan identifikasi terhadap saluran prioritas untuk penanganan banjir di Kota Minyak.

Ada empat DAS yang perlu ditangani, yakni DAS Ampal, DAS Klandasan Kecil, DAS Sepinggan, dan DAS Batakan Manggar.

Dengan keperluan anggaran sebesar Rp 628,6 miliar. Khusus untuk DAS Ampal yang memiliki saluran terbanyak memerlukan anggaran sebesar Rp 378,957 miliar. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *