CNBTV.CO.ID
Balikpapan – Dinas Sosial Kota Balikpapan sampai saat ini masih menunggu hasil verifikasi untuk santunan korban covid-19 dari pemerintah provinsi Kalimantan Timur. Bantuan yang diberikan ini rencananya sebesar Rp 10 juta rupiah per jiwa.
Data Dinas Sosial Kota Balikpapan, warga yang menjadi ahli waris yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan santunan korban covid-19 dari pemerintah provinsi di Balikpapan ada sebanyak 1.126 orang.
“Ada sebanyak 1.126 orang saat ini kami masih menunggu hasil verifikasi dari pemerintah provinsi,” terang Kepala Dinas Sosial, Purnomo, pada Senin (15/11/2021).
Saat ini berkas sudah dikirim ke pemerintah provinsi untuk kemudian dilakukan verifikasi, dan untuk sementara hasilnya ada beberapa berkas yang dikembalikan karena tidak lengkap, dan hasil testnya ternyata negatif covid-19, kemudian juga ada yang suami-istri maka santunannya satu orang saja.
“Ini aja masih ada yang belum bisa masuk, ada yang kurang berkasnya dan ada juga warga luar Balikpapan tidak lolos,” bebernya.
Sampai saat ini Dinas Sosial Kota Balikpapan, masih menunggu hasil verifikasi selengkapnya dari pemerintah provinsi Kaltim, karena nantinya akan di Surat Keputusan (SK) kan terlebih dahulu oleh gubernur, untuk penetapan penerima santunan dari provinsi. “Setelah lolos verifikasi nanti di SK-kan oleh gubernur,” ujarnya
Purnomo menambahkan, santunan ini dianggarkan di tahun anggaran 2021, sehingga saat ini Kota Balikpapan masih menunggu kapan pencairan dilakukan.
“Untuk pencairannya masih menunggu, dan ini sudah dianggarkan di anggaran tahun 2021,” sebutnya.
Selain itu, para penerima santunan untuk ahli waris merupakan korban meninggal positif covid-19 di tahun 2020 dan 2021.
“Saya berasumsi, bahwa kami usulkan semuanya bisa, kami upayakan. Yang berhak dan memang keluarga dari pasien meninggal covid-19,” ucapnya.
Dalam penghimpunan ahli waris pasien meninggal covid-19 ini memang kuota tak ditentukan. Anggaran tersebut disiapkan oleh provinsi dan sebelumnya juga sudah terpegang data.
“Mereka kan sudah punya data meninggal dunia se-Kalimantan Timur. Mungkin sudah ada perkiraan anggaran yang disiapkan,” kata Purnomo.
Verifikasi Tengah dilakukan di provinsi, nantinya pola distribusi bantuan masih sama dengan bantuan biasanya.
“Langsung ditransfer untuk penerima menggunakan akun Bankaltimtara,” tandasnya.(*)















