CNBTV.CO.ID
Balikpapan – Musibah kebakaran yang terjadi padu Rabu lalu di wilayah Jalan Gunung Polisi, dekat area Jalan Dahor, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mendapat perhatian khusus dari Camat Balikpapan Barat.
Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan 50 rumah dan 300 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Kondisi itu sangat memprihatinkan di tengah pandemi covid-19 yang masih terjadi.
Camat Balikpapan Barat Arif Fadiilah mengimbau masyarakat, instansi ataupun perusahaan yang akan menyumbang untuk korban kebakaran di Kelurahan Baru Ilir sebaiknya dalam bentuk uang.
Menurutnya, hal itu karena akan lebih bermanfaat bagi warga untuk dibelikan sesuai kebutuhan masing-masing kepala keluarga (KK). Karena untuk bantuan makanan ataupun pakaian bekas sudah berlebih.
“Bantuan materi uang saja, karena dari sisi pakaian layak pakai sudah berlebihan. Makanan alhamdulilah,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, kepedulian masyarakat, instansi hingga perusahaan cukup tinggi bagi korban kebakaran. Bahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengundang perwakilan warga pada Kamis kemarin (16/12).
“Jadi kemarin diruang rapat Wali Kota tiga RT diundang mereka menyuarakan, keinginan warganya apa, apa yang diperlukan, alhamdulilah sudah dipenuhi,” ujarnya
Bantuan Uang di posko utama eks wisma Pertamina hingga pukul 11.30 wita, Jumat (17/12).
Kata dia, seluruh kebutuhan warga berdasarkan hasil pertemuan telah dipenuhi. “Sampai saat ini tidak ada lagi permintaan dari warga karena semua sudah terakomodir,” ucapnya.
Pagi tadi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan dan guru menyumbang Rp 193 juta. Begitupun Baznas Kota Balikpapan menyumbang Rp 10 juta.
“Jadi memang sebaiknya bantuan uang saja. Setiap bantuan kita langsung salurkan ke warga,” katanya.
Dia menambahkan, hingga Jumat pagi berdasarkan data yang diperoleh di lapangan jumlah kepala kelurga (KK) yang rumahnya terbakar sebanyak 176 dengan 543 jiwa.(*)















