CNBTV.CO.ID – BALIKPAPAN – Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan memberikan penghargaan kepada 12 koperasi sehat yang ada di Kota Balikpapan.
Penyerahan penghargaan ini berlangsung di gerai Dekranasda, gedung utama Balikpapan Sports and Convention Center (BSCC) Dome, Balikpapan.
Di samping itu, dirangkai dengan agenda evaluasi dan rapat koordinasi terkait hasil pemeriksaan koperasi se-Kota Balikpapan sepanjang tahun 2023.
Kepala Dinas UMKMP Balikpapan Heru Ressandy mencatat, ada 616 unit koperasi yang 587 unit di antaranya merupakan koperasi binaan Kota Balikpapan.
Di mana, dari jumlah tersebut masih ada beberapa unit koperasi di Balikpapan yang tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
“(Koperasi) yang aktif hanya 440 unit dan 147 lainnya tidak aktif,” ujarnya, Sabtu (18/11/2023).
Padahal, kata Heru, RAT merupakan salah satu kewajiban koperasi yang di gelar setiap tahun. Hal tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian, yang tertuang pada Pasal 22 sampai dengan pasal 26.
Ia menerangkan, bahwa RAT dilakukan paling sedikit satu kali dalam 1 tahun. Yakni untuk mengesahkan pertanggungjawaban pengurus, yang diselenggarakan paling lambat 6 bulan setelah tahun buku lampau.
“Karna sifatnya penting, sehingga RAT ini menjadi langkah awal untuk penilaian koperasi sehat. Maka kami harap Koperasi di Balikpapan yang belum menggelar RAT untuk segera,” ulas Heru.
Terkait demikian, RAT menjadi salah satu penilaian dari koperasi sehat. Dengan merujuk pada empat aspek yakni tata kelola, profil risiko, kinerja keuangan dan permodalan.
Adapun 12 unit koperasi yang dicanangkan sebagai koperasi sehat. Antara lain Koperasi Konsumen Simpatik, Koperasi Konsumen Karyawan Komersial Balikpapan, Koperasi Konsumen Tirta Bahari PT Pelindo.
Kemudian Koperasi Angkatan Primkopol Satbrimob, Koperasi Angkatan Laut Primkopol Lanal, Koperasi Karyawan Palapa Delapan Lima, Koperasi Pegawai Negri Usaha Sejahtera SMK 1, Koperasi Koperegu 1, dan Koperasi Konsumen Karyawan Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan.
Selanjutnya Koperasi Pegawai Negri Karya Bersama, Koperasi Sepadan Aisyiyah, dan Koperasi Pegawai Negri Harapan Sejahtera.
Dalam hal ini, Heru berharap agar koperasi yang sudah kerja sama dengan perusahaan yang bergerak di bidang digital bisa menjadi role model kepada koperasi lainnya.
“Sehingga untuk urusan kesehatan, koperasi bisa kedepan bisa lebih banyak lagi. Tidak hanya 12 yang sudah ternilai tadi,” pungkasnya.















