DPRD Desak OPD Balikpapan Tancap Gas Realisasi Program 2025

  • Bagikan

CNBTV.CO.ID – BALIKPAPAN — Menjelang akhir tahun anggaran 2025, DPRD Kota Balikpapan mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera menuntaskan berbagai kegiatan dan program yang belum berjalan.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa, menegaskan, waktu yang tersisa tinggal hitungan minggu, sehingga dibutuhkan langkah cepat dan terukur agar seluruh rencana kerja bisa terealisasi sesuai target.

Menurut Muhammad Taqwa, hingga kini masih ada sejumlah kegiatan pemerintah yang belum terlaksana sesuai jadwal. Kondisi itu dikhawatirkan berdampak pada capaian pembangunan daerah, terutama program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kita berharap kegiatan yang belum jalan segera direalisasikan. Ini sudah masuk bulan November, waktunya makin mepet,” ujarnya, pada Selasa (11/11/2025).

Taqwa mengakui, keterlambatan sejumlah program tak sepenuhnya disebabkan faktor teknis. Ia menyebut, perubahan sistem administrasi dan pelaporan dari versi 5 ke versi 6 turut memengaruhi proses pelaksanaan di lapangan. Namun, ia menilai perubahan sistem tidak seharusnya dijadikan alasan untuk menunda realisasi program yang sudah direncanakan sejak awal tahun.

“Apapun alasannya, pekerjaan yang sudah disepakati harus tetap dijalankan. Jangan sampai molor dan akhirnya anggaran jadi silva. Ujung-ujungnya masyarakat juga yang dirugikan,” tegasnya.

Politikus asal Partai Gerindra itu menambahkan, sebagian besar kegiatan yang belum tuntas merupakan program dengan dampak langsung bagi warga. Baik di sektor pelayanan publik maupun penguatan ekonomi lokal. Karena itu, DPRD menilai perlu ada percepatan sekaligus peningkatan koordinasi antarlembaga agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun.

“Kegiatan yang kita bahas di tahun sebelumnya itu penting karena menyentuh masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi daerah,” lanjutnya.

Lebih jauh, Taqwa juga menyoroti soal disiplin pengelolaan anggaran. Menurutnya, jika program tidak segera dijalankan, potensi munculnya silva makin besar. Kondisi ini mencerminkan ketidakefisienan kinerja pemerintah dan menghambat masyarakat menikmati hasil pembangunan.

“Sekali lagi, kami harap kegiatan yang belum berjalan segera direalisasikan. Kalau perlu, lakukan percepatan,” tandasnya.

Dengan sisa waktu kurang dari dua bulan menuju tutup tahun anggaran, DPRD menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah diminta segera mengambil langkah strategis agar target pembangunan dalam APBD 2025 bisa tercapai tepat waktu. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *