CNBTV.CO.ID
Balikpapan – Pemerintah provinsi Kaltim melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan masih menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) khususnya bagi siswa sma, smk dan slb, penundaan ini karena vaksinasi di Kaltim belum mencapai 70 persen.
Pelaksanaan vaksinasi di Kaltim hingga saat ini cakupan baru mencapai sekitar 52 persen dan akan terus digenjot hingga memenuhi target minimal 80 persen,
Rendahnya cakupan vaksinasi menjadi alasan Gubernur Kaltim Isran Noor sampai saat ini masih menunda pelaksanaan PTM khusus bagi siswa sma, smk dan slb,
Selain itu, cakupan vaksinasi bagi pelajar di Kaltim sendiri baru mencapai 12 persen, dimana dari 150 ribu baru 60 ribu yang mendapatkan vaksin.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Anwar Sanusi mengatakan, salah satu syarat PTM sesuai surat ederan menteri, PTM baru bisa dilaksanakan jika syarat minimalnya yakni gurunya harus divaksin 70 persen, dan saat ini percepatan vaksin sudah dilakukan, sehingga mudah-mudahan awal Desember 2021 PTM bagi siswa sma, smk dan slb bisa dilaksanakan.
Anwar menambahkan, saat ini ada beberapa kabupaten kota yang sudah mencapai vaksinasi untuk pelajar dan guru sebesar 90 persen, namun kabupaten kota lainnya masih sangat jauh seperti Samarinda ,dan Kutai Kartanegara.















