BALIKPAPAN – Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh mengaku akan mengumpulkan kembali partai pengusung untuk menetapkan satu nama calon Wakil Wali (Wawali) Balikpapan selepas kemunduran Budiono sebagai salah satu kandidat dari dua nama.
Ia mengatakan kemunduran Budiono membuat kembali dari nol lagi, kayak pom bensin. Wali Kota Balikpapan sudah mengirimkan dua nama, Budiono dan Risti Utami dan Panitia Pemilihan (Panlih) juga sudah memproses. Di tengah proses itu, ternyata rekomendasinya dialihkan Risti Utami.
“Itupun kita nggak bisa apa-apa, nah langkahnya dari nol lagi. Kami harus mengumpulkan lagi partai pengusung untuk menetapkan satu nama lagi,” ucapnya, Senin (30/10/2023).
Menurutnya, proses ini pasti mengalami kesulitan tertentu. Ini juga kendala.
“Jadi kalau ini ada yang bilang dagelan, ngawur orang itu. Kami sudah susah payah, dan tidak gampang mengumpulkan partai koalisi untuk menyatukan dua nama,” ungkapnya.
Sebab, dikatakannya masing-masing partai politik (Parpol) pengusung juga punya calon.
“Walikota, gubernur dan saya mau digugat, silahkan saja digugat. Kami sudah jawabannya,” tegasnya.















