Masalah Bnajir GPA dan Daun Village Belum Tuntas, Pantun Gultom Sarankan Ini

  • Bagikan

Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Pantun Gultom mengaku persoalan yang terjadi di Perumahan Griya Permata Asri (GPA) masih belum tuntas.

Ini disampaikan karena sampai kini belum ada pekerjaan pembuatan bozem bersama yang telah disepakati antara developer GPA dan Daun Village.

Pantun Gultom menyampaikan kondisi sekarang masih seperti biasa, hanya dibantu mesin penyedot air dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan GPA yang berukuran kecil. Tentu ini masih belum berupa solusi, kecuali bozem bersama itu.

“Di sana ada mesin penyedot air dan ada diskusi publik yang digelar, tapi tak dihadiri Wali Kota Balikpapan. Saya rasa itu hanya sia-sia bukan solusi. Itulah yang terkahir saya update, artinya belum ada progres apa-apa,” ucapnya, beberapa hari lalu.

Untuk itu, ia menyarankan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk membekukan operasional dari kedua developer tersebut. “Bekukan aja operasional mereka, kasihan warga jadi korban. Bayangkan kalau keluarga kita di situ, saya aja nggak tega lihatnya” pintanya.

Menurut wakil rakyat dari Dapil Balikpapan Selatan ini, ketika developer mempertahankan kebenaran masing-masing di situlah Pemkot Balikpapan menjadi wasit penengah yang berpihak ke warga.

“Apalagi paling nggak enaknya itu Daun Village, tetap aja biar hujan masih mengelupas lahannya. Di sisi lain warga terendam air, andai kata warga punya ilmu magic tinggal dikedepankan matanya bisa terbakar itu alatnya,” ungkapnya.

Saat ini pun, dikatakannya, laporan yang dilayangkan melalui kuasa hukum warga masih berproses di Polda Kaltim

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *