BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan menggelar rapat paripurna tentang pemandangan umum fraksi DPRD terhadap nota penjelasan (Nopen) walikota Balikpapan atas rancangan peraturan daerah kota Balikpapan, tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.
Masing-masing fraksi telah menyampaikan pandangan umumnya, seperti yang dibacakan oleh Pantun Gultom dari Fraksi PDI Perjuangan pada, Senin (30/10/2023).
Adapun pandangan umumnya, pertama Fraksi PDI Perjuangan berpandangan bahwa dalam penyusunan RAPBD tahun 2024 perlu memperhatikan pemerataan yang berkeadilan, dan harus dirasakan pula oleh masyarakat yang berada di wilayah pinggiran terutama di sektor infrastruktur jalan, jembatan dan drainase.
“Lalu Fraksi PDI Perjuangan berpandangan bahwa, dalam penyusunan RAPBD Tahun 2024 agar seluruh program dan kegiatan lebih difokuskan untuk mewujudkan berbagai target kinerja sebagaimana visi dan misi walikota yang langsung dapat dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat Balikpapan,” jelasnya.
Fraksi PDI Perjuangan pun berharap, visi walikota dalam terwujudnya Balikpapan sebagai kota terkemuka yang nyaman dihuni, modern dan sejahtera dalam bingkai madinatul iman, yang dijabarkan dalam lima misi, yaitu mewujudkan penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik.
Mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi, menyediakan infrastruktur kota yang memadai, mewujudkan kota nyaman dihuni yang berwawasan lingkungan, mengembangkan ekonomi kerakyatan yang kreatif.
“Tentu visi misi tersebut harus tetap diperjuangkan dan disupport bersama-sama secara gotong royong dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Ketiga Fraksi PDI Perjuangan menyarankan agar masing-masing OPD memiliki orientasi program yang dapat berdampak pada peningkatan PAD di tahun berikutnya dan dapat memberikan peningkatan nilai tambah dan nilai sosial bagi masyarakat.















