DPRD Balikpapan Dukung CFD Taman Tiga Generasi, Dorong UMKM dan Aktivitas Ekonomi

  • Bagikan

CNBTV.CO.ID – BALIKPAPAN — Pelaksanaan Car Free Day (CFD) Terpadu di kawasan Taman Tiga Generasi, Balikpapan Selatan, mendapat dukungan DPRD Kota Balikpapan. CFD tersebut resmi diluncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan pada Minggu (23/8/2026).

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono menilai, keberadaan CFD tidak sekadar menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga. Menurut dia, kegiatan tersebut juga dapat menjadi penggerak perekonomian masyarakat melalui aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Car Free Day itu juga bagian dari menyehatkan masyarakat dan menghidupkan UMKM. Saya pikir Car Free Day yang kemarin ada di Taman Tiga Generasi itu bagian dari upaya kita, pemerintah kota. Tempatnya juga bagus,” ujar Budiono kepada wartawan, pada Senin (24/8/2026).

Selama ini, CFD digelar di Lapangan Merdeka. Namun, lokasi tersebut kini tidak lagi digunakan karena status kepemilikannya bukan berada di bawah Pemkot Balikpapan.

Karena itu, Budiono menilai Taman Tiga Generasi dapat menjadi lokasi alternatif yang tepat, khususnya untuk pelaksanaan CFD di wilayah Balikpapan Selatan.

“Selama ini Car Free Day kan di Lapangan Merdeka. Kita pindah ke sana karena kepemilikan Lapangan Merdeka itu bukan punya pemerintah kota. Jadi kalau setiap Minggu pagi ada Car Free Day di Kecamatan Balikpapan Selatan, khususnya di Taman Tiga Generasi, itu bagus. Saya mendukung,” katanya.

Selain menjadi ruang aktivitas olahraga, pelaksanaan CFD dinilai memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM. Masyarakat yang datang berolahraga sekaligus beraktivitas di kawasan tersebut dapat mendorong perputaran ekonomi.

“Karena masyarakat di sana bisa olahraga dan UMKM juga bisa hidup. Artinya ada pergerakan ekonomi di sana,” tutur Budiono.

Dia pun menilai pelaksanaan CFD idealnya tidak hanya terpusat di satu wilayah. Kegiatan serupa dinilai dapat diterapkan di setiap kecamatan dengan mempertimbangkan kondisi dan kesiapan masing-masing wilayah.

“Dan wajarnya di setiap kecamatan akan dilaksanakan juga,” imbuhnya.

Meski demikian, Budiono mengingatkan agar Pemkot Balikpapan melakukan pemetaan secara matang sebelum menentukan lokasi CFD di masing-masing kecamatan. Pasalnya, penutupan atau pengaturan ruas jalan selama kegiatan berlangsung berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas.

“Saya pikir juga bagus karena nanti bisa menampung beberapa UMKM. Tapi dilihat juga kondisi di tiap-tiap kecamatan, memungkinkan pemetaannya di daerah mana untuk dilaksanakan Car Free Day. Karena itu kan akan sedikit mengganggu kelancaran lalu lintas,” pungkasnya. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *