Warga Karang Joang Dominan Usulkan PJU, Semenisasi Jalan, dan Drainase Saat Reses Puryadi

  • Bagikan

CNBTV.CO.ID – BALIKPAPAN – Penerangan Jalan Umum (PJU), semenisasi jalan lingkungan, hingga perbaikan drainase menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga dalam kegiatan Serap Aspirasi (Reses) Anggota DPRD Kota Balikpapan Puryadi. Aspirasi tersebut mengemuka saat reses yang digelar di Jalan Giri Rejo RT 29, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, pada Rabu (1/7/2026) malam.

Kegiatan itu dihadiri unsur Kecamatan Balikpapan Utara, Lurah Karang Joang, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU), para ketua RT, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Ketua RT 29 Santoso mengapresiasi pelaksanaan reses di wilayahnya. Dia berharap kehadiran anggota dewan dapat mendorong percepatan pembangunan di kawasan RT 28, RT 29, dan RT 30.

“Terima kasih Pak Puryadi sudah hadir di kampung kami. Semoga dengan kedatangan beliau, pembangunan di lingkungan kami bisa terus diperhatikan,” ujarnya.

Santoso juga kembali mengingatkan sejumlah usulan prioritas warga yang sebelumnya telah disampaikan. Mulai dari pemasangan PJU, semenisasi jalan lingkungan, hingga renovasi musala agar lebih nyaman digunakan masyarakat untuk beribadah.

“Kami berharap usulan yang sebelumnya sudah kami sampaikan bisa segera direalisasikan,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 32 Sukardi mengaku bersyukur karena pengecoran bahu jalan di wilayahnya telah terealisasi. Meski begitu, masih ada sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak, yakni pembangunan akses jalan menuju kebun warga, normalisasi sungai, serta perbaikan drainase.

Aspirasi lain disampaikan pengurus Pondok Pesantren Asy-Syifa Ahmad Yunaeni. Dia mengusulkan penggunaan PJU berbasis solar cell agar penerangan jalan tetap berfungsi saat terjadi pemadaman listrik.

Selain itu, Ahmad meminta akses menuju Taman Al Barzah disemen. Saat ini jalan tersebut baru diperkeras menggunakan batu oleh pihak pondok pesantren.

“Kalau jalannya disemen tentu akan lebih layak dan memudahkan masyarakat yang melintas,” ucapnya.

Tidak hanya persoalan infrastruktur, Ahmad juga mengusulkan agar Pemerintah Kota Balikpapan memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat terkait kesehatan, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perundungan, hingga pencegahan kekerasan seksual.

Keluhan serupa datang dari Riski, warga RT 29, yang meminta jalan berlubang segera ditambal karena dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat kondisi gelap akibat pemadaman listrik.

Ketua RT 28 Iput juga menyampaikan apresiasi atas sejumlah pembangunan yang telah direalisasikan pemerintah, terutama pemasangan PJU dan semenisasi jalan. Namun, dia berharap peningkatan kualitas jalan serta penambahan titik penerangan masih dapat dilanjutkan.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Puryadi mengatakan dirinya telah meninjau langsung sejumlah lokasi yang menjadi perhatian warga, termasuk kondisi drainase dan sungai di RT 32.

Menurut dia, normalisasi sungai memerlukan anggaran yang cukup besar sehingga tidak memungkinkan dibiayai melalui dana aspirasi DPRD. Karena itu, usulan tersebut diminta masuk dalam Musrenbang agar dapat diperjuangkan melalui program pemerintah daerah.

“Anggaran normalisasi sungai cukup besar, termasuk perbaikan drainase di belakang masjid RT 32. Jadi silakan diusulkan melalui Musrenbang agar bisa kami kawal bersama,” jelasnya.

Untuk usulan pemasangan PJU, Puryadi optimistis beberapa titik dapat direalisasikan melalui anggaran perubahan tahun ini.

Sementara itu, terkait akses jalan menuju Taman Al Barzah, dia menyatakan akan lebih dulu memastikan status lahan agar pelaksanaan pembangunan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Kalau status lahannya jelas dan berita acara hibahnya ada, tentu akan kami kawal supaya usulannya bisa direalisasikan,” pungkasnya. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *